Sistem kerja rem ABS

ABS singkatan dari anti-lock braking system di kembangkan pada tahun 1929. Motor modern saat ini banyak sekali yang mengaplikasi ABS pada rem rodanya. Sistem kerja rem ABS adalah mengurangi terblokirnya atau terkuncinya roda pada saat melewati jalan yang licin. Namun pada saat melewati jalan berpasir, berkerikil, atau bersalju ABS kurang bisa mengontrol jarak pengereman sehingga kurang efektif. Dan rem ABS dapat menurunkan kemungkinan kecelakaan karena terkuncinya roda akibat pengereman mendadak di jalan licin sebesar 18%. Dalam perkembangannya rem ABS telah jauh berevolusi, versi terakhir tidak hanya mencegah terkuncinya roda pada saat pengereman, tetapi juga elektronik kontrol bias rem depan ke belakang. Fungsi ini, tergantung pada kemampuan spesifik dan implementasi, dikenal sebagai Electronic Brakeforce Distribution (EBD), sistem kontrol traksi , darurat membantu rem , atau kontrol stabilitas elektronik (ESC)

  1. Henaaah, ada pelesetan kalo ABS itu Asal Bisa Stop.

    Btw selamat datang di komunitas blog Jember Suwar Suwir ya mas bro.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: