Fungsi dan Gangguan pada Pelumasan Mesin

Fungsi dari oliPelumas atau oli pada mesin bila di umpamakan bagaikan darah yang mengalir dalam tubuh manusia. Apabila darah kita dapat mengalir dengan baik, maka sehatlah tubuh manusia tersebut. Begitu juga pada mesin motor, apabila oli pelumas berfungsi dengan baik maka kinerja motor akan selalu baik. Maka dari itu ganti pelumas secara teratur setiap 2.500km, agar kondisi motor tetap prima. Apa saja fungsi dan gangguan pelumasan mesin yang sering terjadi, mari kita ulas satu persatu. Ma’af jika ada kekurangan karena masih newbie hehehehehe………

1. Berfungsi sebagai lapisan antar komponen yang bergerak atau bergesekan.
Pelumas akan membentuk lapisan film yang akan melindungi setiap komponen yang bergesekan. Maka dari itu jangan sering – sering mengganti tipe oli, karena akan merontokkan lapisan film oli pada mesin.

2. Berfungsi sebagai peredam suara pada mesin yang bergesekan.
Pelumas juga berfungsi meredam suara berisik dari komponen mesin yang saling bergesekan. Coba anda dengarkan suara mesin motor pada saat di start pertama kali pada pagi hari, pasti suaranya berisik banget karena pelumas belum menyabar ke seluruh komponen mesin.

3. Berfungsi merapatkan komponen yang memiliki celah.
Pelumas juga berfungsi mengisi celah – celah pada komponen yang hampir aus. Sehingga pelumas sangat berperan penting pada motor yang sudah berumur lumayan tua.

4. Berfungsi sebagai media transfer panas.
Pelumas juga sebagai media penyebar panas dengan cara mengalirkan pelumas ke seluruh komponen mesin. Agar fokus panas yang berada di satu titik antara blok silinder dan silinder head dapat berkurang. Untuk mendukung pendinginan pelumas maka pada motor sport di tambah komponen pendingin oli (Oil Cooler) seperti pada motor SUZUKI Satria FU.

5. Berfungsi memperpanjang umur komponen mesin.
Pelumas juga mengawetkan komponen apabila pelumas di ganti secara rutin. Jika kita sering lupa untuk mengganti pelumas akan mengakibatkan keausan komponen lebih cepat.

Gangguan pada pelumasan Mesin

1. Pelumas cepat habis atau berkurang banyak.
Pelumas akan cepat habis jika terjadi masalah atau kebocoran pada komponen:
• sil klep
• Ring piston (seher)
• Silinder tergores
• Penguapan oli tinggi
• Sil gir,kopling
• Paking silinder head dan blok silinder

2. Pelumas menjadi encer
Pelumas dapat menjadi encer di sebabkan:
Panas mesin yang berlebihan
• Pelumas tercemar air dari lubang pernafasan mesin

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: