Andreas Gunawan nasibnya jangan sampai seperti Doni Tata

Andreas Gunawan SUZUKI

Laskar SUZUKI, Meskipun bang admin tidak terlalu menyukai balap dan jarang mengupas informasi balap di blog Laskar SUZUKI, tetapi kali ini bang admin agak tergugah dengan kemenangan pembalap wakil SUZUKI Motor Indonesia Andreas Gunawan yang menang dan menjadi juara pertama di event SUZUKI Asian Challenge 2015. Pembalap yang merintis karir balapnya lewat event SUZUKI Indonesia Challenge season 1 ini direncanakan akan naik kelas di supersport 600cc dan target akhir SUZUKI Motor Indonesia adalah Andreass Gunawan bisa berlaga di WSBK atau motoGP.

Tetapi kok bang admin agak khawatir dengan dipaksakannya Andreas Gunawan untuk segera naik tingkat ke supersport 600, setidaknya SUZUKI Motor Indonesia tidak melakukan kesalahan pabrikan sebelah yang memaksa pembalap muda Indonesia Doni Tata untuk naik kelas di ajang motoGP beberapa tahun yang lalu. Yang disayangkan adalah motor kelas 125 & 250 yang dikendarai Doni Tata saat itu umurnya sudah hampir 1 dekade dibandingkan dengan motor pembalap lainnya yang berbeda pabrikan. Sehingga motornya tidak kompetitif dan terkesan Doni Tata sebagai pembalap penggembira saja, yang menurut bang admin pribadi adalah kesalahan paling besar karena ketidaksiapan pabrikan untuk membuat jenjang dibalapan itu sendiri.

Andreas Gunawan SUZUKI

Seandainya SUZUKI mempunyai motor supersport 250cc, tentunya Andreas Gunawan tidak perlu beradaptasi terlalu lama dengan motor barunya yang memiliki kapasitas mesin 600cc. Menurut bang admin, lamanya Andreas Gunawan untuk beradaptasi dengan GSX-R600 karena jarak motor yang biasa dipakai oleh Andreas Gunawan terlalu jauh, dari motor underbone 150cc langsung ke supersport 600cc spek racing.

Mudah – mudahan SUZUKI Indonesia tidak terlalu memaksakan Andreas Gunawan untuk segera berlaga di jenjang balap yang lebih tinggi kalau memang tujuan akhirnya motoGP atau WSBK. Dan kalau memang SUZUKI Motor Indonesia serius untuk berpromosi lewat ajang balap, bang admin sarankan untuk melengkapi motor yang jenjang balapnya jelas, jangan lompat – lompat kayak kodok ngorek yang nantinya pembalap yang disalah – salahkan karena tidak kompetitif.

Andreas Gunawan SUZUKI

Mungkin itu saja pendapat bang admin yang awam akan dunia balap, mudah – mudahan dengan kembalinya SUZUKI ke dunia balap berujung dengan meningkatnya penjualan SUZUKI Motor Indonesia.

SUZUKI YARUKI…..

  • Trackback are closed
  • Komentar (5)
  1. pemikiran yang jernih,,,, bahkan pabrikan2 sebelah menggodok pembalap2nya sangat berjenjang,,, ada yang lewat kompetisi di Jepang dan Spanyol baru masuk ke kompetisi kelas dunia,,, lah ini kok tiba2 langsung naik ke Supersport?

    • Nah…..
      Bang admin cuma mengingatkan kepada SUZUKI Motor Indonesia jangan sampai terulang kembali kejadian yang sama…..

    • Kang Udin
    • Desember 15th, 2015

    Lebih baik di fikirkan kembali oleh pihak Suzuki, jangan tergesa-gesa untuk mempromosikan pembalap.

    Apalagi jika level yang akan di ikuti meloncat jauh dari level sebelumnya.

    Program berjenjang sangat penting disini, terutama untuk edukasi pembalap, mengasah skil, pengalaman, serta kemampuan lainnya.

    Ada baiknya SUZUKI membuat super sport 250cc (Bukan GSX250 Thunder), agar bisa ikut berkompeten bersama CBR 250, R25 serta Ninja 250. (Itung-itung Motivasi Suzuki biar mau bikin Super Sport 250cc) hehehehehehe,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: