Yang bikin Satria Fu 150 Fi jadi Superior

Satria Fu 150 Fi

Laskar SUZUKI, Saat ini para netizen dihebohkan dengan akan diluncurkannya motor terbaru dari SUZUKI Motor Indonesia, yaitu Satria Fu 150 Fi yang memiliki tenaga superior dibandingkan motor kelas 150cc yang lain. Motor ini melanjutkan nama besar SUZUKI Satria yang melegenda dan terkenal sebagai motor kencang. Dimulai dengan Satria RU 120 S, motor bebek pertama yang bermesin tegak, kapasitas mesin terbesar dikala itu dengan 5 percepatan. Dilanjutkan dengan Satria RU 120 R yang membuat SUZUKI Satria semakin sulit terkejar oleh motor pabrikan tetangga yang saat itu hanya berkutat di kapasitas mesin 100-110cc, 4 percepatan. Sedangkan Satria RU 120 sudah memiliki 6 percepatan, kapasitas 120cc dan sudah menggunakan kopling manual.

Karena ketentuan pemerintah untuk mengurangi motor 2 tak yang mempunyai emisi gas buang yang lebih tinggi dibandingkan motor 4 tak, maka SUZUKI Motor Indonesia memasukkan Satria Fu 150 6 speed dari negeri Gajah Putih Thailand. Tetapi tidak lama kemudian Satria Fu 150 di CKD dan diproduksi di Indonesia dengan tujuan menekan harga jual dari Satria Fu 150. Legenda kecepatan pun di sandang oleh Satria Fu 150 sebagai motor underbone yang memiliki kecepatan luar biasa. Nah pada tahun 2015 ini pabrikan lain ikut – ikutan mencangkokkan mesin 150cc ke motor underbone-nya.

Tetapi jauh – jauh hari SUZUKI Motor Indonesia sudah mempersiapkan dengan matang generasi terbaru dari Satria Fu 150. Motor yang mempunyai tenaga terbesar di kelas motor 150cc yang beredar saat ini, tenaga puncaknya mencapai 18,3 Hp/10.000 rpm dan torsinya mencapai 13,8 Nm/8.500 rpm. Inilah bukti kwalitas SUZUKI lebih unggul dari motor kompetitor, meskipun mesin Satria Fu 150 Fi kapasitas murni mesinnya paling kecil dibandingkan kapasitas mesin kompetitor, tetapi tenaga dan torsinya lebih besar dibandingkan motor yang lain.

Power Satria Fu 150 Fi

Untuk mendapatkan power sebesar itu diperlukan kwalitas bahan baku komponen mesin yang sangat bagus. Maka dari itu SUZUKI tetap mempertahankan silinder tahan gores SCEM yang dapat membantu penyaluran panas mesin dengan cepat. Silinder SCEM atau SUZUKI Composite Electrochemical Material jauh lebih unggul jika dibandingkan dengan silinder motor yang masih menggunakan selongsong besi atau biasa disebut Boring yang biasa dipakai pada motor pabrikan tetangga.

SCEM

Satria Fu 150 Fi juga dibekali kompresi mesin yang lumayan tinggi, mencapai 11,5:1 dan redline rpm-nya mencapai 13.000 rpm. Selain memerlukan material komponen yang kuat, juga membutuhkan sistem pendinginan yang lebih canggih dan lebih besar dibandingkan motor sejenis yang kompresi mesin dan putaran mesinnya (rpm) biasa – biasa saja. Oleh sebab itu SUZUKI Satria Fu 150 Fi menggunakan sistem pendinginan Radiator yang lebih besar agar performa mesin terus terjaga meskipun untuk perjalanan jauh maupun diturunkan di event balap.

Radiator Satria Fu 150 Fi

Sebenarnya banyak faktor yang membuat SUZUKI Satria Fu 150 Fi bisa menjadi superior, antara lain kotak filter udara Satria Fu 150 Fi yang ukurannya 24% lebih besar dari Satria Fu 150 sebelumnya, sehingga ketersediaan udara untuk kebutuhan pembakaran mesin selalu siap. Selain itu SUZUKI juga mengoptimalkan lubang masuk dan lubang keluar ruang bakar, sehingga gas masuk dan gas buang semakin lancar, ujung – ujungnya performa mesin meningkat. Pembesaran juga terjadi di katup throttle yang mempunyai diameter 32mm, paling besar dibandingkan motor kompetitor 150cc sejenis. Maksud dan tujuan pemakaian katup throttle yang lebih besar agar suplai udara untuk mesin pada saat rpm tinggi tidak kurang. Untuk efisiensi bahan bakar SUZUKI menerapkan sistem nosel baru 2 spray yang mengarah langsung ke lubang masuk / klep masuk, sehingga penyemprotan bahan bakar lebih terarah yang mengakibatkan konsumsi bahan bakar lebih efisien. Dan yang terakhir mengalami pembesaran adalah pipa knalpot dari Satria Fu 150 Fi lebih besar dari Satria Fu 150 sebelumnya, yang awalnya cuma 25,4mm menjadi 31,8mm.

941024_723237074476115_4981601397265313768_n

Untuk komputer mini pengatur debit bahan bakar yang akan disemprotkan ke ruang bakar, SUZUKI menggunakan ECM canggih yang sensor – sensornya diadopsi langsung dari SUZUKI GSX-R1000. Ada 6 sensor yang terhubung dengan ECM antara lain : 1. sensor tekanan udara 2. sensor posisi crankshaft 3. sensor posisi throttle 4. sensor O2 yang ada di knalpot 5. sensor suhu radiator 6. sensor temperatur udara yang masuk.

ECM Satria Fu 150 Fi

SUZUKI YARUKI
SATRIA JUARA

 

  • Trackback are closed
  • Komentar (10)
  1. Klo endurance gimana mas..

  2. Wih istimewa nih safufi om laskar suzuki,mkin sangar…
    http://akucintaitalia.blogspot.in/2015/12/kembalinya-balap-2-strokes-500cc.html

    • Roy Crf
    • Desember 27th, 2015

    JIYOOSSS…. AYU GENERASI FXR KAPAN IKI KANG..?

    • Untuk supersport tinggal menunggu waktu ya…..
      GSXR150 dan Bandit 150 siap meluncur…..

    • fps
    • Desember 27th, 2015

    konsumsi bbmnya sudah ada mas?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: