Kelebihan SUZUKI justru jadi Bumerang bagi SUZUKI sendiri

GSX-R600

Laskar SUZUKI, mayoritas pencinta otomotif di Indonesia mengakui bahwa motor SUZUKI itu awet, komponen mesinnya jarang rusak meskipun jarang di servis. Dan juga banyak yang mengakui bahwa ketahanan mesin motor SUZUKI diatas rata-rata mesin motor pabrikan tetangga. Hal inilah yang membuat banyak tumbuh loyalis – loyalis SUZUKI yang tidak rela jika produk SUZUKI disepelekan orang lain. 

Tumbuhnya loyalis SUZUKI bukan karena bentukan dari menjemen pabrikan motor, mereka tumbuh sendiri karena telah merasakan sendiri keunggulan motor – motor SUZUKI yang jarang rewel dan awet. Jadi jika terkadang ada orang yang menyepelekan motor SUZUKI, berarti orang tersebut belum pernah memiliki motor SUZUKI. Tetapi dibalik kelebihan motor SUZUKI yang mesinnya jarang rusak itulah justru menjadi bumerang bagi SUZUKI sendiri.

Karena motor SUZUKI jarang rusak, akhirnya Bengkel Resmi SUZUKI menjadi sepi, pemilik motor SUZUKI berkunjung ke bengkel resmi SUZUKI hanya pada saat servis rutin saja, itupun terkadang setelah Kupon Servis Gratis habis, motor jarang di servis rutin. Terkadang juga pemilik kendaraan SUZUKI datang ke Bengkel Resmi SUZUKI hanya melakukan ganti oli rutin saja. Karena Bengkel Resminya sepi, akhirnya banyak tutup.

Efek kedua karena motor SUZUKI jarang rusak adalah penyediaan suku cadang asli (SGP) yang jarang ditemui dipasaran. Toko spare part jarang menstok spare part motor SUZUKI karena jarang yang beli, gimana ada yang mau beli jika banyak motor SUZUKI yang lebih dari 5 tahun motor masih sehat wal-afiat tidak ada gejala kerusakan. Tentunya pemilik toko spare part tidak mau rugi karena modal usahanya tidak berjalan karena cuma gara – gara stock spare part motor SUZUKI yang menumpuk karena jarang laku.

SUZUKI YARUKI

  • Trackback are closed
  • Komentar (19)
    • permanatriaz
    • April 29th, 2016

    Jadi gimana nih……?
    Sportnya mau tetep dibikin awet?

    Atau bikin kresek-kresek aja mesinnya… Biar bengkel resmi rame?
    Hehehehe….

    Kasih pendapat boleh ya… Bengkel Resmi pada tutup, merupakan dampak langsung akibat market share yg anjlok,

    Market share anjlok bisa jadi karena faktor produk yang tidak begitu dapat diterima calon konsumen, bisa juga produk sudah jenuh… Kurang variatif… Dll.

    (IMHO CMIIW)

    Well, semoga 3 sport berikutnya dapat menjadi tonggak kembalinya Suzuki ke jajaran 3 besar…🙂

    Salam Suzuki Diehard.😀

    • nuspeed
    • April 29th, 2016

    jangan kaya lambreta min. doi bangkrut karena kelewat awet.. ini seriuss! baca aja sejarah nya min

    • edo jenar
    • April 29th, 2016

    Ane pengguna suzuki yg bisa di bilang loyalis.
    Sedikit sharing….
    Motor pertama ane dari babeh suzuki A100 1992, bukan maen kualitasnya, motor msh nyala sampe sekarang.
    Motor kedua shogun 125R 2006, mesin terbaik d jaman nya.
    Motor ketiga skydrive 2011, mesin sadis, komponen awet bener.
    Motor keempat hayate 2012, perfect cuma aga kurang d tarikan awal dan agak boros kaya satria fu karbu.
    Motor kelima address, irit bener, ga pernah jajan, kualitas mesin tetep paten.
    Ane jg pernah punya supra x 125 injeksi 2010, mesin boncos ga ada larinya, irit ga terlalu, kualitas cat kurang sama body plastik cepet bener geter.
    Ane jg pernah pake vixion lightening 2013, nyaman abis ni motor cuma aga pegel karena setang pendek dan geter, tenaga menengah kebawah ok lah, tenaga mesin vixion menengah ke atas kurang, masih enakan ane tenaga hayate kl untuk menengah ke atas.
    Sekian sharing ane, terima kasih🙂

  1. owhhh jadi begitu….

    • andi sutantio
    • April 30th, 2016

    Saya memakai suzuki skydrive sudah 6 tahun mesin masih halus bgt…

    • Nah Sudah terbukti khan…..

      • SSS
      • Mei 2nd, 2016

      saya juga pengguna skydrive tahun 2009…baru kemarin ganti kopling otomatis dan roller di dealer itu pun gak sampai 400 ribu…

    • SekedarNama
    • April 30th, 2016

    Itulah suzuki,, mengedepankan kualitas! Seharusnya, mungkin suzuki untuk bengkel/toko sparepart aslinya di pusatkan saja, bisa dikata di Indonesia hanya 1 saja toko pusat sparepart.. Malah, itu bisa dibilang lebih efektif dalam pasar.. CMIIW

  2. Owh… Pantesan kebayakan bengkel dan tempat servis resmi bukan suzuki.. Baru ngeh..

    • SSS
    • Mei 2nd, 2016

    Kualitas no. 1, model harusnya bisa lebih baik dr kompetitor, harga harus bisa bersaing dan after salesnya harus di perbaiki, yakin akan lebih banyak lagi pecinta suzuki yang setia…….

    • pecinta suzuki
    • Mei 2nd, 2016

    sya punya motor suzuki new smas tahun 2007 sampai skarang mesin masih mulus dan tak ada getaran meskipun jarang masuk bengkel sampai skarang masih saya pakai tuk kerja harian

  3. Samaa ni keluarga saya juga semua loyalis suzuki kec suami kaka orang begu.dari dulu pertama latian motor saya pake shogun 110 th 2003 itu langsung kecelakaan trus pas udah bisa juga sering kecelakaan sampe skrang udah umur 22 tahun terhitung lebih dr 10 kali sama tu shogun tapi yang bikin seneng sampe skrang mesinya alus hehehe. Trus abis itu sering ganti motor tp semua suzuki sampe skrang di beliin satria fu karbu th 2014 .maklum darah suzuki udah di turunin sama bapak sampe skrang .kalo skrang suruh milih motor lain ogah udah suzukinizer

  4. boleh jadi keawetan produk sedikit mempengaruhi penjualan, tetapi tidak terlalu signifikan,
    contoh aja xperia sama iphone di luar negeri, produknya relatif awet, tapi penjualan tidak begitu seret, karena kebanyakan yang beli karena kepincut dengan produk baru yang menggoda, bukan karena produk lawas sudah rusak,
    begitu pula ane liat di indonesia, orang beli motor sport 150 cc-an, kebanyakan karena kesengsem ama motornya, bukan karena motor sebelumnya sudah rusak

  5. semoga saja suzuki tetap mempertahankan kualitas motornya yang bagus, tinggal bagaimana mengatasi problem mindset konsumen, ini yang menurut ane paling sulit bagi suzuki

  6. ane beli satria fu thn 2012 sampe skarang komponen mesin blm ada yg di ganti,,pling cuman ban ya BAN wajar krna komponen luar

    • Hatma
    • Agustus 9th, 2016

    Balik lagi ke slogan “inovasi Tiada Henti” seharusnya.

  7. Efek kedua karena motor SUZUKI jarang rusak adalah penyediaan suku cadang asli (SGP) yang jarang ditemui dipasaran. Toko spare part jarang menstok spare part motor SUZUKI karena jarang yang beli, gimana ada yang mau beli jika banyak motor SUZUKI yang lebih dari 5 tahun motor masih sehat wal-afiat tidak ada gejala kerusakan. Tentunya pemilik toko spare part tidak mau rugi karena modal usahanya tidak berjalan karena cuma gara – gara stock spare part motor SUZUKI yang menumpuk karena jarang laku.

    ————————————————————————————————-

    CMIIW, motor saya Suzuki semua di rumah, parts emang awet, tapi ada koq yang rusak, kalo bilang lebih dari 5 tahun sehat walafiat itu mungkin motor gak pernah dipake.

    Toko2 sparepart Suzuki tutup karena end user bisa direct buy ke pabrik, dengan harga lebih murah. Justru management Suzuki yang suicide gak proteksi dealer/shop.

    Kalau management Suzuki bagus, dia tunjuk 1 dealer/showroom besar tiap regional, stock barang secara consignment, sehingga setiap user Suzuki gak susah untuk dapet parts dan service resmi.
    at the end of the day Suzuki akan duduk setara dengan kompetitor.

    (Sprinter-Akira-Cool-Raider125-Raider150-RGR150)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: